Program Life Skill
Menemukan Potensi, Membentuk Masa Depan
Program Divergent Artisan Academy
Di Divergent Artisan, kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi.
Melalui pendekatan berbasis life skill yang dirancang khusus bagi anak berkebutuhan khusus, kami menghadirkan program pembelajaran yang tidak hanya membangun keterampilan, tapi juga karakter, kepercayaan diri, dan kemandirian.

Desain Grafis
Program ini fokus pada pengembangan keterampilan desain grafis untuk kebutuhan cetak dan promosi. Siswa dilatih untuk menghasilkan karya visual seperti kalender, t-shirt, buku, dan berbagai merchandise kreatif. Produk yang dihasilkan dipasarkan secara profesional melalui media sosial dan kolaborasi dengan perusahaan, melatih siswa dalam aspek desain sekaligus pemasaran.

Fotografi
Menjawab kebutuhan industri kreatif, program ini membekali siswa dengan pemahaman teknis dan artistik dalam bidang fotografi. Materi mencakup teknik pengambilan gambar, pengaturan pencahayaan, hingga pengelolaan set untuk keperluan fotografi produk dan modeling. Hasil karya siswa diarahkan untuk kebutuhan promosi visual profesional.

Teknologi Informasi (IT)
Program ini membuka wawasan siswa terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan dan bisnis. Fokus utama meliputi pembuatan website (HTML, MySQL), optimalisasi SEO, pengelolaan media sosial, dan teknik penulisan copywriting. Siswa juga diajak memahami analisis performa media sosial sebagai dasar strategi digital marketing yang efektif.

Kriya
Kriya merupakan program seni terapan yang mengembangkan keterampilan manual siswa dalam menciptakan produk artistik seperti kostum, topeng, merchandise, dan properti kreatif lainnya. Hasil karya ditampilkan dalam pameran dan dapat dipasarkan sebagai produk seni bernilai jual.

3D Desain
Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam dunia desain tiga dimensi (3D) yang semakin dibutuhkan di berbagai industri kreatif. Siswa akan mempelajari dasar-dasar modeling, texturing, lighting, hingga rendering objek 3D menggunakan software profesional.

Animasi
Melalui program animasi, siswa mempelajari proses pembuatan animasi 2D dan 3D dari tahap perancangan karakter, storyboard, hingga rendering. Tujuannya adalah menciptakan karya visual bergerak yang mampu menyampaikan pesan kreatif secara profesional, baik untuk hiburan, edukasi, maupun media promosi.

Produksi Video & Konten Kreator
Program ini membekali siswa dengan keterampilan teknis produksi video, mulai dari pengambilan gambar, pengaturan suara, pencahayaan, editing, hingga kemampuan menjadi host dalam program video. Target utama program ini adalah mencetak content creator yang kreatif, komunikatif, dan kompeten.

Musik
Program musik dirancang untuk melatih koordinasi, ekspresi diri, dan kepercayaan diri siswa. Mereka belajar memainkan alat musik, vokal, hingga tampil dalam pertunjukan musik di berbagai panggung. Musik menjadi sarana pembentukan karakter yang kolaboratif dan penuh semangat.

Public Speaking
Program ini bertujuan mengembangkan kemampuan komunikasi verbal dan non-verbal siswa melalui pelatihan teknik berbicara, intonasi, gestur, serta pembuatan presentasi. Siswa dilatih untuk tampil percaya diri dalam menyampaikan ide di depan publik melalui berbagai proyek dan forum presentasi.

Etika Sosial & Life Skill
Program ini fokus pada pembentukan karakter dan kemampuan sosial siswa, meliputi pelatihan sikap sopan santun, kerja sama tim, kebersihan, hingga penggunaan fasilitas umum. Tujuannya adalah membentuk pribadi yang bertanggung jawab, beretika, dan siap berinteraksi secara positif di lingkungan sosial.

Agro Life Skill
Melalui kegiatan pertanian dan peternakan, program ini mengajarkan prinsip-prinsip hidup berdampingan dengan alam. Siswa belajar menanam maupun berternak ikan hias, merawat, dan memanen hasil pertanian sebagai bentuk pembelajaran tentang kemandirian, keberlanjutan, dan kerja keras.

Kewirausahaan Kreatif
Program ini membekali siswa dengan dasar-dasar kewirausahaan, perhitungan keuangan sederhana, manajemen usaha kecil, pemasaran produk, dan pengelolaan karya. Produk yang dihasilkan adalah hasil kreativitas siswa sendiri, yang kemudian dipasarkan melalui berbagai saluran penjualan, baik offline maupun online.
